Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2022

This is me, then why?

" Ternyata kamu orangnya gini ya, aku kira kamu kalem padahal pecicilan. Nggak banget." Pernah dengar orang lain bilang gitu ketika kita aslinya ternyata nggak seperti apa yang mereka bayangkan? Marah sih enggak tapi sering kepikiran gitu, emangnya kita dalam bayangan orang lain  kaya apa? Emang Kenapa dengan aku yang kaya gini? This is me, tapi kamu nggak terima. Dari raut wajahnya aja kaya kecewa. Emangnya kita sesempurna apa di pikiran mereka? Kenyataannya kita kn i sama aja loh kaya yang lain, ada kurangnya, ada sisi menyebalkannya, nggak selalu baik. "Kok dia bisa sih suka sama kamu, padahal kan kamu bla bla bla.." Terus kenapa ya? Apa suka sama orang itu bisa diatur ya? Harus sama orang yang begini, begitu, kan nggak bisa. Kadang orang yang nggak tau apa-apa bisa seenaknya menyimpulkan, bahkan memberi penilaian seolah mereka adalah orang yang paling kenal kita luar dalam. Lucu sih, berlagak paling tau padahal nggak tau apa-apa.  Aku punya temen, udah lumayan l...

Tertarik Pada si Melankolis part 3

"Cantik.” Putri menoleh begitu mendengar suara yang berhasil ia hafal akhir-akhir ini. Cewek itu tersenyum geli, nggak menyangka Putra memujinya terang-terangan. Mungkin lama kelamaan udah nggak akan aneh lagi, karena Putra tipikal orang yang senang mengungkapkan perasaannya. Love languange-nya disampaikan melalui perkataan manis.  Jangan salahkan Putri kalau baper sama Putra. Meskipun awalnya dia bersikap biasa aja, berpikir bahwa Putra hanyalah teman baru dan orang yang baik, tapi Putri tetaplah seorang perempuan. Hatinya pasti tersentuh ketika diperlakukan spesial oleh seseorang. Apalagi dia tipe orang yang mudah suka, tanpa melakukan banyak hal pun Putra pasti bisa mendapatkan hatinya dengan mudah. "Putri mau pulang?” Tanya Putra sambil memiringkan kepalanya. Entah apa maksudnya, Putri jadi gemas sendiri. Untunglah dia bisa menahan diri buat nggak ngusap rambut tebal Putra yang jatuh tak beraturan sehingga menutupi matanya.  “Iya mau.” Putri dibuat terpana ketika Putra me...